Nama Rumah Adat Jawa Timur Beserta Gambar Dan Penjelasannya

rumah adat jawa timur

http://agustini19.blogspot.com

Indonesia merupakan sebuah negara dengan keberagaman budayanya yang sangat mempesona. Keberagaman yang dimiliki indonesia seolah menjelma menjadi jati diri bangsa. Dari sekian banyak hal menarik yang ada nama-nama rumah adat pada setiap daerah menjadi sesuatu yang istimewa. Ada rumah adat papua, aceh, kalimantan, dan lain sebagainya.

Kita ambil contoh Joglo misalnya, rumah adat asal jawa timur ini memiliki karakter bentuk yang unik. Dengan membawa kesan retro rumah adat joglo mampu merebut perhatian setiap orang yang melihatnya. Pengambilan nama joglo diambil berdasarkan bentuk atapnya yang menyerupai limas dan memiliki diameter yang cukup besar.

Tak serupa namun tetap sama, rumah adat Joglo jawa timur dan rumah Joglo jawa tengah memiliki filosofi yang tidak jauh berbeda. Seakan ingin mempererat hubungan masyarakatnya, rumah joglo dibangun berdasarkan tiga agama yang ada di sekitarnya. Islam, Budha dan Hindu, inilah tiga kepercayaan yang mengakar pada bentuk bangunan rumah adat jawa timur tersebut.

Dahulu rumah joglo dibangun untuk menunjukan strata atau status sosial di kalangan masyarakatnya. Maklum, hanya keluarga bangsawanlah yang mampu membangun rumah dengan atap berbentuk limas tersebut. Setelah berjalannya waktu dan bergantinya zaman sekarang rumah joglo adalah bangunan rumah adat yang sudah bisa dimiliki oleh banyak orang. Rumah adat jawa timur joglo memiliki ciri khas yang unik, hampir semua bahan bangunan menggunakan kayu jati menjadi hal yang cukup menarik.  

Macam-Macam Rumah Adat Joglo

rumah adat jaw timur

berbol.co.id

Berdasarkan adat kebudayaan jawa, ada beberapa macam jenis rumah joglo dimana setiap jenis joglo memiliki perbedaan pada bentuk arsitektur bangunannya. Jenis rumah adat joglo tersebut ialah Joglo Pangrawit, Joglo Hageng, dan Joglo Sinom. Dibawah ini merupakan penjelasan dari jenis-jenis joglo tersebut.

 Rumah Adat Joglo Sinom

rumah adat jawa timur

nyero.id

Joglo jenis ini merupakan rumah joglo yang sangat khas pada bagian saka atau tiangnya. Dimana kebanyakan rumah adat ini harus berdiri dengan 36 pilar dan 4 saka guru. Joglo sinom merupakan perkembangan dari joglo yang memiliki teras keliling pada bagian depan. Joglo ini juga dapat dicirikan pada keempat sisinya yang tinggi menjulang serta bertingkat.

Rumah Adat Joglo Pangrawit

rumah adat joglo

http://rumahm.web.id

Joglo pangrawit mempunyai ciri khas yang lebih mencolok dibandingkan joglo sinom. Dimana pada bagian depan memiliki halaman yang luas dan jumlah pilar yang lebih banyak. Berbeda dengan joglo sinom, Pangrawit memiliki atap yang tinggi menjulang berbentuk kerucut dengan adanya pilar pada setiap sudutnya.

Rumah Adat Joglo Hageng

rumah adat jawa timur

http://ihc2015.info

Dibandingkan dua jenis joglo sebelumnya, joglo hageng adalah jenis joglo yang paling rumit. Disamping halaman yang lebih luas dan jumlah pilar lebih banyak, jenis joglo ini mempunyai ruangan  yang cenderung pendek serta atap yang tumpul. Biasanya joglo hageng hanya dimiliki oleh orang-orang yang berpenghasilan cukup tinggi.

Keunikan Ruangan Rumah Adat Jawa Timur Joglo

rumah adat jawa timur

www.boombastis.com

Selain jenis-jenis rumah joglo yang beragam, ada sisi lain dari rumah joglo yang tak kalah unik. Dimana pada setiap ruangan rumah joglo memiliki fakta-fakta yang menarik untuk kita bahas. Berikut dibawah ini adalah penjelasan dari setiap fakta ruangan rumah adat  joglo.

  1. Pendopo

Pendopo merupakan bagian depan yang khas dari rumah adat jawa timur. Dengan ukuran yang sangat luas tempat menjadi multi fungsi seperti  sebagai tempat pertemuan atau berkumpul bagi para pemiliknya. Sebelum era modern seperti sekarang dahulu pendopo menjadi tempat berlangsungnya musyawarah antara warga dan pemimpinnya. 

Ciri yang paling mencolok dari pendopo adalah ukuran bangunan yang megah dan ruangan yang tidak menggunakan batas/sekat. Biasanya terdapat empat pilar pada setiap sudut bagian pendopo dan empat tiang dibagian tengah yang biasa disebut sebagai soko guru / saka guru. Dengan berbentuk bujur sangkar, kebanyakan pendopo selalu menggunakan bahan-bahan yang mahal dan berkualitas pada bagian atapnya.

  1. Pringgitan / Lorong Masuk

Pringgitan merupakan sebuah penghubung antara pendopo dan omah jero (rumah bagian dalam). Selain itu pringgitan juga biasa difungsikan sebagai jalan masuk menuju rumah bagian dalam. Bentuk pringgitan adalah menyerupai serambi yang berbentuk tiga persegi. Serambi -serambi yang menghadap pendopo tersebut selalu mampu merebut perhatian tamu yang datang. Lorong pringgitan juga biasa digunakan sebagai tempat pertunjukan wayang.

  1. Emperan / Teras

Emperan atau Teras merupakan tempat pada bagian tertentu yang bisa digunakan untuk bersantai. Biasanya emperan juga berguna untuk tempat menerima tamu atau kegiatan lainnya. Pada bagian emperan sering kali diisi dengan sepasang kursi dan satu meja yang cukup lebar. Mengenai luas, biasanya emperan hanya berukuran sekitar dua meter persegi saja.

  1. Omah Njero / Rumah Bagian Dalam

Rumah dalam atau Omah Njero merupakan sebuah ruangan pada bagian tengah yang digunakan sebagai tempat bersantainya para anggota keluarga. Selain disebut Omah Njero ruangan ini juga biasa disebut dengan sebutan Dalam Ageng. Sifat ruangan ini yang privatif seringkali membuat tidak semua tamu diperbolehkan untuk memasukinya.

  1. Senthong Kiwa / Ruangan Sebelah Kiri

Nama senthong diambil dari bahasa jawa yang memiliki arti kamar. Sedangkan kiwa juga diambil dari bahasa jawa yang berarti kiri. Jadi senthong kiwa bisa diartikan sebagai kamar yang berada di bagian sebelah kiri. Selain digunakan sebagai tempat tidur, senthong kiwa juga sering kali dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan bahan makanan ataupun gudang.

  1. Senthong Tengah

Tempat yang biasa disebut dengan senthong tengah ini merupakan ruangan yang terletak pada bagian tengah sebelah dalam. Senthong tengah juga biasa disebut sebagai pedaringan, krobongan ataupun boma. Biasanya senthong tengah adalah tempat yang jaraknya lumayan jauh dari ruangan lainnya. Tempat ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda pusaka dan keramat seperti keris batu dan lain sebagainya.

Menurut sebagain orang pedaringan adalah tempat yang sakral. Tak jarang banyak orang yang memberi lampu ataupun penerangan tempat ini pada malam dan siang hari. Walau demikian pedaringan juga tidak selalu berbau mistis, senthong tengah atau pedaringan tersebut juga biasa digunakan sebagai tempat menyimpan benda berharga seperti emas beras dan lain sebagainya.

  1. Senthong Tengen / Ruangan Sebelah Kanan

Jika senthong kiwa merupakan ruangan sebelah kiri, kebalikan dari kata kiwa, senthong tengen adalah ruangan yang berada di daerah sebelah kanan. Setiap ruangan senthong tengen juga biasa dipergunakan sebagai tempat tidur, gudang, maupun tempat menyimpan persediaan makanan.

  1. Gandhok / Gudang

Gandok atau dengan kata lain bisa disebut sebagai gudang merupakan ruangan yang biasa dipakai sebagai tempat barang. Selain itu gandhok juga biasa difungsikan sebagai lumbung atau tempat menyimpan stok bahan makanan. Biasanya gandhok diposisikan pada rumah bagian belakang. Bisa ditempatkan disebelah kanan ataupun sebelah kiri.

Itulah sedikit penjelasan mengenai keunikan rumah adat jawa timur joglo yang cukup dikenal. Unsur-unsur budaya jawa yang sangat melekat pada joglo menjadikan banyak orang penasaran pada rumah masyarakat jawa tersebut. Semoga apa yang disampaikan pada tulisan diatas bisa menjawab rasa penasaran anda semua.

Leave a Reply