Nama Rumah Adat Bali Dan Penjelasannya

 

rumah adat bali

international-face.blogspot.com

Indonesia merupakan sebuah negara yang besar dengan kebudayaannya yang beragam. Hampir pada setiap daerah di indonesia memiliki rumah adat yang berbeda.  Ada Honai sebagai Rumah Adat Papua, Joglo Rumah Adat Jawa Timur  dan masih banyak rumah adat yang lainnya. Kita ambil contoh bali misalnya, berbicara daerah yang satu ini banyak sekali hal menarik yang terdapat di dalamnya.

Tak heran jika banyak wisatawan yang ingin berkunjung ke kota yang satu ini. Selain terkenal dengan pantai kutanya yang begitu indah bali juga menjadi salah satu daerah yang sangat kental dengan unsur kebudayaannya. Hal ini bisa dilihat dari bentuk rumah masyarakat bali yang menyerupai rumah adat daerah setempat. Tempat ini juga menjadi surga untuk setiap orang yang ingin berpariwisata.

Bali sebagai destinasi wisata yang sudah terkenal sampai mancanegara selalu memiliki tampilan yang apik. Bentuk rumah adat yang unik menjadi tontonan yang sangat menarik. Para warga bali juga sangat pandai dalam menjaga keaslian budaya mereka, walaupun banyak orang asing yang keluar masuk ke pulau bali mereka tetap bisa mempertahankan warisan budaya leluhurnya.

Macam-Macam Bangunan Rumah Adat Bali

Seorang arsitek tentu memiliki pedoman dalam membangun sebuah rumah yang diinginkan. Terlebih lagi rumah adat bali, rumah adat masyarakat pantai kuta ini memiliki kriteria tertentu untuk terciptanya hasil yang dituju. Ukiran-ukiran khas yang terdapat pada setiap dindingnya menjadi hal wajib bagi siapa saja yang ingin memilikinya. 

  1. Bangunan angkul-angkul

rumah adat bali

ndikhome.com

Angkul-angkul merupakan sebuah bangunan khas bali yang mirip seperti gapura. Walaupun mempunyai fungsi yang sama namun angkul-angkul memiliki ciri khas yang berbeda. Lain dengan gapura pada umumnya penanda pintu masuk khas bali ini memiliki atap pada bagian atasnya.

  1. Aling-Aling

rumah adat bali

rumahulin.com

Aling-aling adalah bangunan khas bali yang berguna sebagai pembatas antara bagian luar dan bagian dalam rumah adat bali. Ruangan yang dibatasi oleh aling-aling juga biasa disebut sebagai tempat suci. Bagi kepercayaan masyarakat bali aling-aling memiliki pengaruh yang sangat penting. Untuk siapa saja yang rumahnya memiliki aling maka banyak nilai positif yang akan masuk pada rumah masing-masing.

  1. Bangunan Sanggah

    rumah adat bali

    balubu.com

Sanggah merupakan bangunan khas bali yang dianggap suci. Biasanya sangga terletak pada ujung sebelah barat timur laut. Sanggah adalah tempat yang biasa digunakan sebagai tempat sembahyang masyarakat hindu bali.

  1. Rumah Adat Bale Manten

rumah adat bali

arsundwi.wordpress.com

Bale manten merupakan tempat yang dikhususkan untuk anak wanita dan kepala keluarga. Tempat ini berbentuk persegi panjang dan biasa berada di sebelah timur bagian rumah. Tidak hanya satu, biasanya bale manten dibangun berpasangan dengan dua bale lainnya. Kedua bale tersebut berada disamping  sebelah kiri dan kanan bale manten.

Struktur Ruangan Rumah Adat Bali Dan Fungsinya

rumah adat bali

www.blogger.com

Bicara soal bangunan khas bali tentu nama gapura bentar sudah tidak asing lagi. Gapura bentar memiliki keunikan tersendiri dengan satu pintu utama yang khas dan tanpa adanya pembatas. Ukiran pada setiap detail bangunan ini membuat gapura bentar bagaikan candi. Jika anda melihatnya pasti akan terbayang bagaimana kehidupan masyarakat di bali.

Kemudian jika anda masuk lebih ke dalam maka anda akan menemui bangunan yang biasa disebut sebagai tempat singgah. Tempat singgah adalah bangunan yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah oleh umat hindu di bali. Fakta-fakta ini membuktikan betapa kuatnya orang bali memegang erat adat istiadatnya. Dibawah ini adalah beberapa pembagian ruangan rumah bali yang kental dengan adat istiadatnya.

  1. Penginjeng Karang

Tempat ini adalah ruangan  yang berguna sebagai tempat khusus pemujaan. Pemujaan dalam pengertian orang bali memiliki arti berbeda dengan sembahyang. Dimana pemujaan dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja.

  1. Bale Manten

Jika dilihat dari penamaannya tentu sudah bisa tergambarkan oleh kita semua. Bahwa tempat ini pasti identik dengan pasangan yang sedang melakukan janji suci atau biasa disebut dengan penganten. Wajar saja, ternyata ruangan ini adalah tempat yang biasa dikhususkan untuk para muda mudi yang baru saja melangsungkan pernikahan.

  1. Bale Gede / Bale Adat

Bale atau dengan bahasa indonesia disebut dengan balai memiliki arti tempat pertemuan atau tempat berkumpul. Di bali juga ada tempat yang mempunyai istilah yang sama. Dimana jika pada lingkup keluarga disebut dengan bale gede atau tempat berkumpul para kepala keluaraga. Dan jika dalam lingkup masyarakat disebut dengan bale adat yakni tempat berkumpulnya para kepala adat.

  1. Bale Dauh

Selain bale manten dan bale gede dalam bahasa bali juga ada istilah bale dauh, yakni tempat yang dikhususkan untuk anak laki-laki masyarakat bali. Selain untuk tidur bale dauh juga kerap kali digunakan sebagai tempat bekerja atau tempat pertemuan pekerjaan. 

  1. Paon

Paon atau dalam bahasa jawa biasa disebut dengan pawon adalah tempat yang digunakan sebagai tempat untuk memasak. Seperti rumah pada umumnya dapur masyarakat orang bali ini biasa ditempatkan pada rumah bagian belakang.

  1. Lumbung

Lumbung adalah ruangan atau tempat yang dikhususkan untuk menyimpan berbagai keperluan. Berbeda dengan gudang yang dimiliki oleh kebanyakan orang lumbung adalah tempat yang biasa menyimpan kebutuhan pokok makanan saja. Seperti padi, jagung gandum dan lain sebagainya.

Unsur Penting Dalam Pembangunan Rumah Adat Bali

rumah adat bali

satujam.com

Rumah adat bali merupakan sebuah rumah adat yang memiliki bentuk yang cukup rumit. Bagi siapa saja yang ingin membangun rumah yang satu ini maka harus banyak hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari bentuk rumah, ukuran serta penempatannya. Berikut beberapa unsur penting rumah adat bali agar bangunan anda lebih nyata.

Patokan dalam Pembagian Ruangan

Tidak sembarangan, mungkin inilah salah satu kata yang tepat untuk menggambarkan sebuah rumah adat di bali. Pasalnya tidak semua tempat bisa dijadikan lahan untuk membuat rumah adat masyarakat pantai kuta tersebut. Semua aturan harus berpedoman pada salah satu kitab kepercayaan pemeluk agama hindu.

Kitab weda atau untuk masyarakat bali biasa disebut dengan kosala kosali adalah salah satu buku pedoman pembagian ruangan dalam membangun rumah adat bali. Menurut keyakinan mereka rumah adat bali merupakan miniatur alam semesta atau Bhuana Agung. Yakni tempat beraktivitas seluruh makhluk alam semesta. 

Salah satu hal penting yang sangat diperhatikan dalam pembangunan rumah adat bali adalah sudut rumah tersebut. Dimana sudut utara dan sudut selatan dianggap lebih suci dari pada sudut barat dan sudut timur. Inilah sedikit penjelasan mengenai rumah adat di bali, dari semua yang disampaikan diatas kita bisa mengerti bahwa yang dimaksud rumah adat bali adalah bagian dari setiap bangunannya saja.

Banyak sekali makna atau arti yang menempel pada rumah adat tersebut. Mulai dari makna ketenangan hati sampai arti kehidupan yang abadi. Disamping itu desainnyapun masih sangat istimewa dengan berbagai ukiran-ukiran yang ada. Di indonesia masing-masing daerah memiliki rumah adat yang berbeda. Sekarangh tinggal bagaimana kita sebagai anak bangsa melestarikannya.

Leave a Reply