Doa Sebelum Dan Sesudah Wudhu Beserta Tata Caranya

Sebelum melaksanakan ibadah shalat, entah wajib ataupun sunah kita diwajibkan terlebih dahulu agar dalam keadaan suci dari hadats kecil maupun besar. Jika untuk membersihkan hadats besar kita diwajibkan untuk mandi besar, maka untuk membersihkan hadats kecil kita bisa membersihkannya dengan cara berwudhu. 

Khusus untuk para kaum hawa atau wanita yang berhadats besar karena haid, untuk anda ada doa khusus yang harus anda ketahui yang bisa anda lihat di Doa Niat Mandi Wajib Haid Beserta Tata Caranya Lengkap. Ketika hendak berwudhu kita diwajibkan untuk membaca niat berwudhu. Dan setelah berwudhu kita dianjurkan untuk membaca doa setelah wudhu.

Secara bahasa kata wudhu berasal dari bahasa arab yang memiliki arti bersih atau indah. Secara istilah wudhu mempunyai arti membersihkan hadats kecil dari bagian tubuh. Anjuran melakukan wudhu tidak hanya ketika kita sedang ingin melaksanakan shalat saja. Banyak kegiatan-kegiatan lain yang dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Seperti hendak memegang kitab suci, ketika sedang marah, atau ketika hendak meninggalkan rumah.

Bacaan Doa Niat Wudhu (Arab, Latin, Terjemah)

doa setelah wudhu

islami.co

Perlu kita fahami, kedudukan bacaan niat dalam melaksanakan wudhu sangatlah penting, mengingat niat wudhu adalah syarat sahnya wudhu. Sebelum kita melaksanakan wudhu hal yang perlu kita perhatikan dalam berwudhu adalah kesucian air yang digunakan dalam melaksanakan wudhu. Apakah air ini dalam keadaan suci dan dapat mensucikan.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa”

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

Bacaan Doa Setelah Wudhu (Arab, Latin, Terjemah)

doa setelah wudhu

www.youtube.com

Setelah selesai membersihkan hadats kecil atau wudhu kemudian kita juga disunah untuk membaca doa sesudah wudhu. Menurut pendapat para ulama barang siapa yang melakukan wudhu secara baik dan benar maka akan diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu. Ketika seorang itu berkumur dengan air maka akan keluar dosa dari mulutnya bersamaan dengan air yang akan dia muntahkan. Itulah sebabnya mengapa doa sesudah wudhu mengandung makna memohon kesucian diri dan ampunan.

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattawabiin waj alnii minal mutathohhiriin waj alnii min ‘ibadikasshalihiin.

Artinya: Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa , tiada sekutu bagi-Nya . Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat , dan jadikanlah saya orang yang suci , dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah Rasulullah

Dalam berwudhu juga terdapat adab dan tata cara yang wajib kita ketahui. Dalam hal ini Rasul telah mengajarkan kita bagaimana cara berwudhu secara baik dan benar. Bahkan apabila kita sudah faham bagaimana cara berwudhu yang baik kita bisa melakukan bersuci hanya dengan segelas air saja seperti yang pernah Rasul praktekkan.

Dibawah ini adalah rukun-rukun gerakan berwudhu yang wajib diikuti, selain gerakan yang akan diterangkan dibawah ini juga ada gerakan-gerakan yang sunah lainnya. Berikut tahap-tahap berwudhu sesuai urutannya.

  1. Membaca Niat

Yang pertama adalah membaca niat, atau menyengaja untuk melakukan wudhu. Sebelum mengucapkan niat dengan lisan kita juga harus menaruh niat dalam hati karena segala amal bergantung pada niatnya. Membaca niat pada hal wudhu berhukum wajib, karena niat wudhu adalah salah satu syarat sah wudhu. Pembacaan niat tersebut dilakukan bersamaan dengan dibasuhnya bagian muka atau wajah.

  1. Membasuh Wajah

Bersamaan dengan membaca niat maka harus berbarengan dengan dibasuhnya bagian wajah secara menyeluruh. Caranya dengan mengambil air dengan tangan sebanyak genggaman tangan lalu menumpahkannya kebagian wajah. Air yang ditumpahkan harus mengenai seluruh bagian wajah. Kemudian menggosok pangkal mata dengan jari telunjuk dan menggapai bagian belakang telinga dengan menggunakan ibu jari.

Mengenai batas muka yang dimaksud adalah selebar bentangan telapak tangan. Disunnahkan bagi laki-laki yang memiliki jenggot agar menggosok-gosok bagian jenggotnya, agar air yang ditumpahkan dapat menggapai kulit yang tumbuh jenggot tersebut.

  1. Membasuh Kedua Tangan Hingga Mencapai Siku

Langkah selanjutnya adalah membasuh kedua tangan. Tangan yang dimaksud adalah mulai dari pergelangan tangan sampai bagian siku. Banyak orang yang keliru dalam hal ini. Cara membasuhnya adalah dengan menumpahkan air agar mengalir dari pergelangan tangan hingga kebagian siku. Bukan  mendekatkan air kebagian siku sehingga air mengalir kebagian pergelangan tangan.

  1. Mengusap Sebagian Kepala

Poin yang keempat adalah membasuh bagian kepala. Berbeda dengan membasuh wajah yang menumpahkan air tepat pada permukaan wajah, cara membasuh kepala adalah dengan mengambil air menggunakan tangan, lalu tumpahkan airnya kemudian gosokkan tangan kebagian kepala. Pastikan air sampai kekulit kepala.

  1. Membasuh Kedua Kaki

Langkah yang kelima adalah dengan membasuh kaki sampai kebagian mata kaki. Untuk memastikan air sampai menyeluruh kebagian yang dibasuh gosok-gosoklah saat membasuh. Terutama pada bagian cela-cela kaki anda.

  1. Tertib

Poin keenam adalah melakukan gerakan-gerakan diatas secara tertib. Tertib yang dimaksud adalah melakukan rukun-rukun tersebut secara berurutan dan tidak melakukannya secara acak. Apabila wudhu yang kita lakukan tidak berurutan dari langkah pertama kelangkah selanjutnya maka wudhu kita tidak sah.

Sunah-Sunah Dalam Wudhu

Untuk mendapatkan kesucian dari hadats kecil dengan lebih sempurna, selain rukun-rukun yang telah disebutkan diatas, ada juga gerakan wudhu lain yang berhukum sunah. Jika dikerjakan akan mendapat kebaikan apabila ditinggalkanpun tidak apa-apa. Berikut sunah-sunah dalam wudhu yang dapat menambah kesempurnaan wudhu anda.

  1. Membaca bismilah ketika hendak berwudhu.
  2. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan.
  3. Berkumur-kumur.
  4. Menghirup air kedalam hidung kemudian mengeluarkannya.
  5. Mengusap-usap jenggot bagi laki-laki yang berjenggot. Bertujuan agar air sampai kekulit yang tumbuh jenggot.
  6. Mengusap kedua telinga secara keseluruhan (bagian luar dan dalam).
  7. Membasuh sebanyak tiga kali kesetiap bagian yang dibasuh.
  8. Selalu mendahulukan bagian yang sebelah kanan.
  9. Tidak behambur-hambur atau berlebihan dalam menggunakan air wudhu.
  10. Menghadap kearah kiblat.
  11. Menahan bicara saat sedang berwudhu.
  12. Membaca doa ketika sudah selesai berwudhu.

Dasar Dalil Wudhu

Wudhu adalah perkara yang sangat penting dan istimewa dalam beribadah. Suatu ketika Rasulullah bertanya kepada sahabat Bilal “Wahai bilal aku mendengar bunyi suara terompah sandal mu masuk lebih dulu kedalam surga, amal apakah yang telah engkau kerjakan yaa bilal?”. Kemudian Bilal Bin Rabba menjawab “Aku selalu kembali berwudhu saat aku batal dari wudhu ku yaa Rasulullah”.

Dari kisah tersebut bisa kita bayangkan betapa luar biasanya keistimewaan dalam wudhu. Kemudian Allah berpesan dengan firmannya dalam surah Al-maidah ayat ke-6.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Ya ayyuhalladzina amanu idza kumtum ilas salati fagsilu wujuhakum wa aydiyakum ilal marafikı wamsahu bi ruusikum wa arjulakum ilal ka’bayni.

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan shalat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki.

Itulah ulasan mengenai  hal doa niat wudhu dan doa sesudah wudhu. Semoga apa yang kita baca kali ini dapat menjadi sebab datangnya rahmat sang maha kuasa. Serta bisa menambahkan nilai-nilai keimanan didalam hati kita semuanya. Kekurangan adalah milik saya, kesempurnaan adalah milik Allah. Akhir kata Wassalamualiakum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply