Bacaan Doa Untuk Menjenguk Orang Sakit Parah

 

doa untuk orang sakit

limawaktu.id

Ketika menengok orang yang sedang sakit seringkali kita merasa kasihan dan prihatin. Namun sayangnya tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu orang yang sedang sakit tersebut. Satu-satunya cara yang bisa kita perbuat untuk membantu orang yang sedang sakit adalah dengan mendoakannya.

Kemudian pertanyaannya adalah, doa apakah yang cocok untuk kita lafalkan untuk orang yang sedang sakit? Adakah tuntunan doa yang sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah untuk orang yang sedang sakit?. Berikut ini, mari kita simak penjelasan doa untuk orang sakit yang akan kita bahas dibawah.

Doa Untuk Orang Sakit

Jika dilihat dari riwayat Rasul, ada beberapa doa yang bisa kita amalkan ketika kita sedang menjenguk orang yang sedang sakit. Dalam salah satu kitabnya, imam An-Nawawi mengutip  beberapa doa yang Rasul lafalkan ketika beliau sedang menjenguk sahabat-sahabatnya.

1. Doa Menjenguk Orang Sakit Paling Masyhur

Inilah doa yang biasa Rasul bacakan ketika sedang menjenguk para anggota keluarganya. Dari Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW ketika menjenguk keluarganya selalu berdoa :

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin : Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqman.

Artinya : “Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).

Doa diatas merupakan doa yang paling umum dibaca oleh kebanyakan orang pada umumnya. Doa ini  bisa kita contoh saat kita hendak menjenguk keluarga kita yang sedang menderita sakit.

2. Doa Ruqyah Untuk Orang Sakit

Perlu kita ketahui, bahwa ruqyah bukan hanya diperuntukan untuk orang yang sedang mengalami ganngguan jin saja. Pendapat ini berdasarkan riwayat yang mengatakan, bahwa ketika Rasul sedang menjenguk seorang sahabatnya beliau kemudian mencoba untuk meruqyahnya dengan membaca.

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Latin : Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya : Tuhan seluruh manusia, sapukanlah seluruh penyakit ini. Karena hanya ditangan-Mu lah segala penyembuhan ini berada. Dan tidak ada yang mampu mengangkatnya kecuali engkau.

3. Doa Untuk Orang Sakit Riwayat Abu Daud

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Artinya : As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu.”

Salah satu pendapat mengatakan bahwa Rasul memerintahkan kita untuk membacanya sebanyak 7 (tujuh) kali.

4. Mencontoh Doa Rasul Untuk Sa’ad Bin Abi Waqqash

Ketika Rasul sedang menjenguk sahabatnya Sa’ad, beliau berdoa :

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Latin : Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan.

Artinya : “Tuhanku, (aku mohon) sembuhkanlah Sa‘ad. Tuhanku, (aku mohon) sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku,(aku mohon)  sembuhkan Sa‘ad.”

Berdasarkan hadits diatas, kita juga bisa mencontoh doa tersebut untuk orang yang kita kehendaki dengan cara mengganti nama Sa’ad dengan nama yang kita inginkan.

Misalnya, (nama orang yang sakit) اللَّهُمَّ اشْف 

5. Doa Untuk Orang Sakit Riwayat Ibnu Abbas

Dari Ibnu Abbas Ra, ketika Rasul sedang menjenguk seorang badui yang menderita demam  kemudian Rasul berdoa :

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin : Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.

Artinya : “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah.”

Doa Untuk Orang Sakit Parah

Ketika kita sedang menjenguk orang yang sedang sakit tentu kita berharap agar orang tersebut bisa segera pulih dan sembuh bukan? Seperti halnya rasa sakit, bahwa kesembuhan juga merupakan milik Allah semata. Maka ketika kita sudah berupayah dengan maksimal namun belum juga diberi kesembuhan maka sudah seharusnya kita bersabar.

Namun, jika memang keadaannya semakin parah dan kita merasakan kasihan dengan apa yang dialami oleh si fulan maka ada baiknya kita pasrahkan sepenuhnya oleh sang maha kuasa dengan membaca.

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

Latin : Allahumma ahyinii maakaanatil hayaatu khairan ilaa watawaf fanii maakaanat wafaatu khairan lii.

Artinya :  “Ya Allah, hidupkanlah dia apabila itu lebih baik baginya. Dan matikanlah dia apabila kematian itu lebih baik baginya.”

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Menengok orang yang sedang mengalami sakit merupakan perbuatan terpuji. Hal ini juga merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Dam salah satu riwayat mengatakan bahwa Rasulullah bersabda :

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

Artinya : “Apabila seseorang menjenguk saudaranya muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Leave a Reply